ACTIVITIES & IMPACT

Agar KPAI Tidak Berhenti di Itikad Baik

Posted Under


Pada tanggal 10 Februari 2018 yang lalu, situs resmi KPAI (www.kpai.go.id) menampilkan sebuah artikel yang bertajuk “Maraknya Kekerasan Seksual adalah Buah Penerapan Sistem Sekular.” Isi tulisan tersebut tidak sejalan dengan mandat KPAI untuk “mengawal dan mengawasi pelaksanaan perlindungan anak yang dilakukan oleh para pemangku kewajiban perlindungan anak sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 20 (UU Perlindungan Anak).” Mandat tersebut jelas menegaskan dan menempatkan KPAI sebagai lembaga negara yang bekerja untuk sebesar-besarnya kepentingan semua anak Indonesia, tanpa memandang suku, agama, ras, golongan, dan identitas sosial budaya lainnya, bukan untuk mempromosikan ideologi tertentu.

 

Tidak sampai 24 jam setelahnya, KPAI menarik artikel tersebut dan menerbitkan pernyataan klarifikasi. KPAI menyatakan artikel itu bukan pandangan Komisioner yang disebut ataupun pandangan KPAI sebagai lembaga. Klarifikais KPAI selengkapnya bisa diakses di Klarifikasi KPAI.

 

PUSKAPA mengapresiasi KPAI yang segera mengklarifikasi kejadian tersebut. Kami berharap dan meminta KPAI untuk tidak berhenti pada itikad baik tersebut. Kami meminta agar KPAI dapat memastikan bahwa ke depannya tidak ada lagi materi yang bermuatan kebencian atau prasangka buruk, diskriminatif, atau di luar mandat KPAI yang keluar dari situs resmi KPAI. 

 

Untuk itu kami menyarankan:

 

1. Agar KPAI secara rutin memastikan bahwa semua Komisioner dan seluruh stafnya memiliki pemahaman yang sama akan mandat, peran, dan fungsi KPAI. Hal ini perlu dilakukan secara terstruktur sesuai dengan peraturan perundang-undangan, konvensi internasional terkait, bukti-bukti ilmiah, dan perkembangan pendekatan dan kebijakan di berbagai belahan dunia.

2. Agar KPAI menguatkan protokol dan kode etik publikasi. Salah satunya adalah dengan menentukan alur redaksional, prinsip penerbitan, serta pengelolaan situs resmi KPAI.

 

Anak-anak Indonesia masih berharap pada KPAI yang melindungi mereka tanpa terkecuali. KPAI berperan besar untuk berkomunikasi dengan baik kepada publik tentang perlindungan anak yang berbasis pada data dan analisis. Mari kita jaga itu.

 

 

(Sumber foto: Kumparan)